Home Artikel Telescopic Gauge Vs Dial Bore Gauge: Kelebihan Serta Kekurangannya

Telescopic Gauge Vs Dial Bore Gauge: Kelebihan Serta Kekurangannya

Telescopic Gauge vs Dial Bore Gauge Kelebihan dan Kekurangannya

·

·

Training Kalibrasi Online – Telescopic gauge dan dial bore gauge sama-sama digunakan untuk memeriksa diameter bagian dalam. Namun, prinsip kerja, cara membaca hasil, kebutuhan alat pendamping, serta tingkat ketergantungannya terhadap operator berbeda.

Telescopic gauge berfungsi mengambil dan memindahkan ukuran lubang. Setelah dikeluarkan, jarak antara kedua contact point diukur menggunakan mikrometer luar. Sementara itu, dial bore gauge merupakan alat pembanding yang menunjukkan penyimpangan ukuran terhadap nilai referensi yang telah ditetapkan.

Lalu, alat mana yang lebih sesuai? Pemilihannya perlu mempertimbangkan toleransi pekerjaan, jumlah pengukuran, kemampuan operator, dan anggaran.

Apa Itu Telescopic Gauge?

Fungsi telescopic gauge

Telescopic gauge atau telescoping gauge digunakan untuk menentukan ukuran bagian dalam pada lubang, slot, dan recess. Alat ini memiliki contact arm yang dapat bergerak keluar mengikuti ukuran permukaan yang diperiksa.

Menurut Starrett, telescoping gauge perlu sedikit digerakkan atau di-rocking di dalam lubang untuk memastikan posisi contact point berada pada diameter yang tepat. Setelah dikunci dan dikeluarkan, ukurannya dibaca dengan mikrometer luar.

Cara menggunakan telescopic gauge

Secara umum, penggunaannya dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Pilih telescopic gauge sesuai rentang diameter.
  2. Tekan kedua contact point agar ukurannya lebih kecil dari lubang.
  3. Masukkan measuring head dalam posisi sedikit miring.
  4. Longgarkan pengunci agar contact point menyentuh dinding lubang.
  5. Kunci posisi contact point.
  6. Gerakkan alat melewati diameter dengan teknik rocking.
  7. Keluarkan alat secara hati-hati.
  8. Ukur jarak contact point menggunakan mikrometer luar.

Telescopic gauge tidak memiliki skala atau indikator yang langsung menunjukkan ukuran. Karena itu, hasil akhirnya sangat bergantung pada kemampuan operator mengambil ukuran dan membaca kembali alat menggunakan mikrometer.

Apa Itu Dial Bore Gauge?

Fungsi dial bore gauge

Dial bore gauge digunakan untuk memeriksa penyimpangan diameter dalam terhadap ukuran referensi. Alat ini cocok untuk mengevaluasi diameter pada beberapa arah dan kedalaman, sehingga perubahan taper atau keovalan lebih mudah diamati.

Starrett menggolongkan dial bore gauge sebagai comparison gauge. Sebelum digunakan, alat perlu disetel menggunakan master ring gauge, gauge block dengan parallel jaws, mikrometer luar, atau standar lain yang sesuai. Penyetelan sebaiknya dilakukan sedekat mungkin dengan ukuran yang akan diperiksa.

Cara menggunakan dial bore gauge

Tahapan penggunaannya antara lain:

  1. Pilih anvil dan spacer sesuai diameter nominal.
  2. Setel alat menggunakan setting ring atau mikrometer.
  3. Atur indikator pada angka nol.
  4. Masukkan measuring head ke dalam lubang.
  5. Lakukan gerakan rocking secara perlahan.
  6. Temukan reversal point atau titik balik jarum.
  7. Baca penyimpangan dari ukuran referensi.

Dial bore gauge umumnya tidak menunjukkan diameter absolut secara langsung. Jika alat di-zero pada ukuran 50,000 mm lalu indikator menunjukkan penyimpangan +0,010 mm, diameter aktual ditentukan berdasarkan arah pembacaan dan konvensi indikator yang digunakan.

Baca juga: Cara Kalibrasi Bore Gauge Menggunakan Setting Ring dan Mikrometer

Perbedaan Telescopic Gauge dan Dial Bore Gauge

AspekTelescopic gaugeDial bore gauge
Prinsip kerjaMemindahkan ukuran lubangMembandingkan ukuran dengan referensi
PembacaanMenggunakan mikrometer luarMenggunakan dial indicator
Setting awalTidak di-zero seperti dial bore gaugeHarus disetel terhadap master
KecepatanLebih lambatLebih cepat untuk pengukuran berulang
Pengaruh operatorRelatif tinggiLebih terkendali
RepeatabilityBergantung pada teknik transferUmumnya lebih baik
Taper dan keovalanDapat diperiksa, tetapi lebih sulitLebih mudah dipetakan
BiayaRelatif lebih terjangkauLebih tinggi
Alat pendampingMembutuhkan mikrometerMembutuhkan standar untuk setting
PenggunaanPemeriksaan umum dan sesekaliQC dan inspeksi berulang

Kelebihan dan Kekurangan Telescopic Gauge

Kelebihan telescopic gauge

Telescopic gauge memiliki konstruksi sederhana, mudah disimpan, dan relatif ekonomis. Satu set biasanya mencakup beberapa rentang sehingga dapat digunakan untuk berbagai ukuran lubang.

Alat ini juga fleksibel untuk memeriksa lubang, slot, atau recess selama contact point dapat menjangkau permukaan yang diukur. Untuk kebutuhan pemeriksaan sesekali, telescopic gauge dapat menjadi pilihan yang efisien.

Kekurangan telescopic gauge

Kekurangan utamanya adalah tidak memberikan pembacaan langsung. Operator harus mengambil ukuran di dalam lubang, mempertahankan posisi contact point saat alat dikeluarkan, lalu mengukurnya kembali dengan mikrometer.

Proses dua tahap tersebut membuat hasil lebih mudah dipengaruhi oleh teknik operator. Kesalahan dapat terjadi ketika:

  • contact point dikunci terlalu kuat;
  • gauge tidak melewati diameter sebenarnya;
  • ukuran berubah saat alat dikeluarkan;
  • mikrometer memberikan tekanan berlebihan;
  • alat ditarik keluar dalam posisi yang salah.

Karena setiap titik perlu diukur kembali, telescopic gauge juga kurang efisien untuk inspeksi produksi dengan jumlah komponen yang banyak.

Kelebihan dan Kekurangan Dial Bore Gauge

Kelebihan dial bore gauge

Dial bore gauge memungkinkan perubahan diameter dibaca langsung melalui indikator. Hal ini membuat pemeriksaan beberapa titik dan kedalaman menjadi lebih cepat.

Centralizing mechanism pada dial bore gauge membantu proses alignment di dalam lubang. Pada model tertentu, sistem centralizing plunger membantu menempatkan measuring contact pada posisi yang sesuai.

Alat ini sesuai untuk memeriksa:

  • cylinder bore;
  • cylinder liner;
  • bearing housing;
  • bushing;
  • perubahan taper;
  • keovalan;
  • variasi diameter sepanjang lubang.

Kekurangan dial bore gauge

Dial bore gauge harus disetel sebelum digunakan. Pengguna memerlukan setting ring, mikrometer luar, atau master lain dengan ukuran yang mendekati benda kerja.

Kombinasi anvil dan spacer juga harus dipilih dengan benar. Jika terlalu panjang, indikator dapat memperoleh preload berlebihan. Jika terlalu pendek, contact point tidak bekerja pada rentang yang sesuai.

Kesalahan umum lainnya adalah mengatur nol sebelum menemukan reversal point, tidak memeriksa repeatability, atau menganggap setting pada satu ukuran sudah membuktikan seluruh rentang alat akurat.

Mana yang Lebih Akurat?

Tidak tepat menyatakan satu jenis alat selalu lebih akurat tanpa melihat spesifikasi, kondisi alat, standar referensi, dan metode penggunaannya.

Namun, dalam penggunaan praktis, telescopic gauge melibatkan dua tahap: mengambil ukuran lubang dan mengukur kembali contact point dengan mikrometer. Variasi dapat muncul pada kedua tahap tersebut.

Dial bore gauge lebih efisien untuk membandingkan beberapa posisi karena perubahan diameter dapat diamati melalui indikator. Repeatability biasanya lebih mudah dikendalikan apabila alat sudah di-setting dengan benar dan operator konsisten dalam menemukan reversal point.

Untuk pekerjaan bertoleransi sempit, pengguna tetap perlu mempertimbangkan resolusi, error, repeatability, dan ketidakpastian sistem pengukurannya.

Kapan Telescopic Gauge Sebaiknya Digunakan?

Telescopic gauge cocok untuk:

  • pemeriksaan diameter secara sesekali;
  • pekerjaan maintenance umum;
  • workshop dengan anggaran terbatas;
  • ukuran lubang yang bervariasi;
  • pekerjaan dengan toleransi tidak terlalu sempit;
  • operator yang terampil menggunakan mikrometer.

Kapan Dial Bore Gauge Sebaiknya Digunakan?

Dial bore gauge lebih sesuai untuk:

  • inspeksi produksi berulang;
  • quality control komponen machining;
  • pengukuran cylinder bore;
  • pemeriksaan taper dan keovalan;
  • pencatatan hasil pada beberapa titik;
  • pekerjaan dengan toleransi lebih ketat;
  • proses yang membutuhkan kecepatan dan repeatability.

Rekomendasi Pelatihan: 

Telescopic gauge merupakan alat transfer ukuran yang harus dibaca menggunakan mikrometer. Alat ini sederhana, fleksibel, dan relatif ekonomis, tetapi hasilnya lebih dipengaruhi keterampilan operator.

Dial bore gauge merupakan alat pembanding yang menunjukkan penyimpangan melalui indikator. Alat ini lebih cepat untuk pemeriksaan berulang dan lebih mudah digunakan untuk memetakan taper serta keovalan, tetapi membutuhkan proses setting dan standar referensi.

Pemilihan alat sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga atau resolusi. Pertimbangkan toleransi produk, jumlah pengukuran, bentuk lubang, kompetensi operator, serta kemampuan alat menghasilkan pengukuran yang repeatable.

Tingkatkan kompetensi personel dalam penggunaan dan kalibrasi alat ukur diameter melalui Pelatihan Teknik Kalibrasi Dimensi bersama SPIN Sinergi.

Hubungi kami dan temukan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

cara kerja mikrometer sekrup